
CCTV Camera - Hasil Gambar Vivotek IP7130
ROSELIDA
Phone +62 21 6570 1061/2 - Fax +62 21 6540 586

CCTV Camera - Hasil Gambar Vivotek IP7130
http://www.kompas.com/data/photo/2009/12/14/1917258p.jpg
Senin, 14 Desember 2009 | 19:17 WIB
STOCKHOLM, KOMPAS.com – Layanan telekomunikasi generasi keempat (4G) dengan teknologi Long Term Evolution (LTE) untuk pertama kalinya diluncurkan secara komersial oleh TeliaSonera bekerja sama dengan Ericsson di Stockholm, Swedia, Senin (14/12). Peluncuran komersial ini lebih awal dari target yang direncanakaan sebelumnya.
“Era baru dari pita lebar bergerak baru saja dimulai hari ini. Dengan LTE, yang juga disebut dengan 4G, pengalaman pita lebar bergerak Anda bergerak ke tingkat yang lebih tinggi. Kecepatan LTE memberikan Anda rasa kemudahan dalam mengakses pita lebar,” kata Carl-Hendric Svanvberg, Presiden dan CEO Ericsson, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.
LTE didesain untuk memindahkan jumlah data yang sangat besar dengan cara yang hemat dan efisien, mengoptimalkan penggunaan pita frekuensi, dan mengangkat kecepatan akses nirkabel secepat menggunakan serat optik. Dengan keadaan apapun, pelanggan dapat menikmati layanan online untuk media baik HD video, permainan jaringan, dan layanan multimedia lainnya dengan mudah sambil bergerak.
“Kami sangat bangga menjadi operator pertama di dunia yang menawarkan layanan 4G kepada pelanggan kami. Terima kasih atas kerja sama yang berhasil dengan Ericsson, kami dapat menawarkan layanan 4G kepada pelanggan kami di Stockholm lebih awal dari rencana semula,” kata Kenneth Karlberg, Presiden dan Kepala Mobility Services, TeliaSonera.
Jaringan LTE yang dibangun Ericsson menjangkau seluruh bagian pusat kota Stockholm dan merupakan cakupan LTE terbesar sampai saat ini. Ericsson menyuplai TeliaSonera dengan sistem LTE (4G), termasuk stasiun LTE berbasis radio, yang merupakan bagian dari seri RBS6000 yang terbaru, sebuah jaringan Evolved Packet Core, solusi backhaul bergerak termasuk penerus SmartEdge 1200, multi akses kesatuan tombol EDA yang terbaru, serta sebuah solusi operasi dan manajemen sistem. Sistem LTE ini berdasarkan standar 3GPP untuk teknologi radio Long Term Evolution (LTE) dan teknologi Evolved Packet Core (EPC).
Selasa, 13 Oktober 2009 | 22:54 WIB
Laporan wartawan KOMPAS
Dwi Bayu Radius BANDUNG,
KOMPAS.com — Prototipe mobil multifungsi Wakaba, hasil karya anak bangsa, akan diluncurkan pada 16 Oktober 2009 di Bandung, Jawa Barat.
Jenis prototipe yang rencananya diluncurkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan itu yakni minitruck. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Agus Gustiar di Bandung, Selasa (13/10), mengatakan, minitruck berfungsi mengangkut hasil perkebunan. Wakaba adalah singkatan dari Wahana Karya Anak Bangsa.
Karya Working Group Klaster Industri Komponen Otomotif Jabar dan Design Center Fakultas Teknik Universitas Pasundan Bandung itu didukung Disperindag Jabar, Departemen Perindustrian, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Desain Wakaba selain minitruck yakni patrol, minicold storage, minidozer, mini-excavator, dan miniloader, tetapi belum dibuat prototipenya.
Wakaba diharapkan menjadi semangat tumbuhnya industri otomotif nasional masa depan yang berbasiskan industri kecil menengah (IKM).
http://sains.kompas.com/read/xml/2009/10/13/22541085/mobil.wakaba.karya.anak.bangsa.segera.diluncurkan